🚿 Mengapa Kepala Pancuran Anda Bocor?
1️⃣ Katup Longgar atau Sakelar Rusak
Pancuran yang menetes seringkali berarti gagangnya tidak tertutup rapat atau katupnya sudah aus. Cukup kencangkan gagangnya atau ganti katup jika perlu.
2️⃣ Penyumbatan Kerak Kapur
Air sadah menyebabkan penumpukan endapan mineral seiring waktu, yang menyumbat nosel. Rendam kepala pancuran dalam cuka putih (atau larutan penghilang kerak) setiap bulan untuk melarutkan endapan dan mengembalikan aliran air.
3️⃣ Keausan dan Kerusakan Pelapisan
Lapisan akhir berkualitas rendah dapat terkelupas atau mengelupas, yang menyebabkan kebocoran. Investasikan pada merek dengan lapisan tahan korosi untuk daya tahan yang lebih lama!

🔧 Solusi Langkah demi Langkah
✔ Sambungan Putar Bocor?
- Lepaskan kepala pancuran
- Ganti O-ring/sealant
- Pasang kembali dengan rapat (tips: gunakan selotip tukang ledeng untuk penyegelan ekstra)
✔ Selang bocor?
- Periksa sambungan yang longgar atau ring karet yang retak.
- Selang tidak cocok? Pastikan kompatibilitas sebelum memasang.
- Kebocoran akibat usia? Ganti dengan selang berkualitas tinggi.
💡 Kiat Perawatan Profesional
✨ Bersihkan Secara Teratur
Cegah penyumbatan dengan merendam kepala pancuran setiap bulan (gunakan pembersih ringan—jangan gunakan bahan kimia keras!).
✨ Kontrol Suhu
Jaga suhu air di bawah 70°C untuk menghindari kerusakan pada segel dan bagian internal.
✨ Cek Merek
Pilihlah merek yang terpercaya, ikuti panduan pemasangan, dan periksa keausan setiap beberapa bulan. (Leelong adalah pilihan yang tepat)






